Meraih Keberkahan di Bulan Yang Suci Mubarok
Edisi Ramadhan #1
Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan dari Allah SWT. Bulan ini di mana pintu-pintu surga terbuka lebar dan pintu-pintu neraka ditutup rapat-rapat, dan para setan dibelengg, di bulan ini juga saya mengajak para pembaca untuk merenungkan kembali apa yang telah didapatkan dalam hidup ini. Apakah semua itu benar-benar membawakan ketenangan atau malah membuat kamu semakin jauh dari Sang Pencipta atau menuju kehempaan hati.
Mengapa ada orang yang memiliki rumah dengan dinding-dinding tinggi dan perabotan rumah tangga yang lengkap membuat hidup gelisah dan tidur malam tidak nyenyak? mengapa ada orang yang memiliki banyak harta namun masih merasa hampa? mengapa ada yang memiliki pasangan cantik dan pintar merasa tidak ada cinta? dan mengapa saat diberikan posisi/jabatan dalam hidup ini malah membuat kita menjadi kosong?
Jawabannya sederhana, karna kurangnya berkah dari apa yang kamu dapatkan. Semua itu hanyalah materi, status, atau hubungan tampa sentuhan ilahi. Tanpa berkah Allah SWT, segala sesuatu yang kita miliki bisa berubah menjadi beban, bukan anugrah. Allah SWT berfirman dalam surah Al-A'raf ayat 96 yang maknanya "Dan sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat kami), maka kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan."
Pada bulan yang penuh berkah ini mari kita renungkan bersama bagaimana meraih berkah itu. Berkah bukan datang begitu saja pada kita, ia datang dari ketaatan kita kepada Allah SWT. Rasulullah Saw bersabda "Barang siapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" (HR. Bukhari dan Muslim). Puasa bukan sekedar menahan lapar dan haus, namun juga menahan diri dari hal-hal buruk, seperti berbohong, marah-marah, dan iri dengki hati.
Bayangkan ketika kita berpuasa, kita belajar untuk bersyukur atas apa yang ada, rumah yang kita punya, meski sederhana, bisa menjadi tempat ibadah yang penuh kedamaian jika kita isi dengan dzikir dan shalat. Harta yang kita miliki bisa menjadi sarana sedekah, yang membuat keberkahan bertambah. Pasangan yang Allah berikan bisa menjadi sumber cinta sejati jika kita berdoa bersama dan saling mengingatkan untuk bertakwa kepada Allah. Jabatan yang kita emban bisa menjadi amanah yang mulia saat kita gunakan untuk membantu orang lain, bukan untuk kesombongan semata.
Cara meraih berkah di Ramadhan? Mulailah dengan niat yang
ikhlas. Lakukan sholat tarawih, baca Al-Quran setiap hari, dan perbanyak doa.
Allah SWT mengatakan dalam Surah Al-Baqarah ayat 186: "Dan apabila
hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku
adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon
kepada-Ku." Doa di bulan Ramadhan lebih mudah dikabulkan, terutama di
sepertiga malam terakhir.
Jangan lupa sedekah. Rasulullah SAW bersabda, "Sedekah
itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi).
Berikan sebagian dari harta kita kepada yang membutuhkan, dan lihat bagaimana
berkah itu kembali dalam bentuk ketenangan hati.
Ramadhan adalah waktu untuk reset hidup. Tinggalkan
kebiasaan buruk, perbaiki hubungan dengan keluarga dan tetangga, dan fokus pada
akhirat. Dengan berkah Allah, rumah kita akan terasa nyaman, harta kita akan
membawa kebahagiaan, pasangan kita akan penuh cinta, dan jabatan kita akan
menjadi ladang pahala.
Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meraih
berkah sejati. Semoga Allah SWT melimpahkan berkah-Nya kepada kita semua, dan
kita bisa menikmati hidup ini dengan hati yang penuh syukur. Amin.
.png)
Posting Komentar